Lompat ke isi utama

Berita

kegiatan P2P:Ketua Bawaslu Luwu Paparkan Strategi Penguatan Jaringan dan Pemberdayaan Komunitas.

yessa

dok.Irpan saat memaparkan Materi pada Kegiatan P2P


BELOPA — Hari pertama Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) Sesi Ke-2 yang digelar Bawaslu Kabupaten Luwu di Baruga Arung Senga, Senin (18/5/2026), menghadirkan Ketua Bawaslu Luwu, Irpan, S.H., M.H., sebagai Pemateri .


Irpan membawakan materi penting mengenai "Teknis Pengembangan Gerakan Partisipatif dan Penguatan Jaringan serta Pemberdayaan Komunitas."
Dalam Pemaparannya Awalnya , Irpan Memberikan Gambaran Bahwa Pemilu ini Harus Di Maknai Sebagai Siklus yg selalu Berputar Sehingga Saat ini Harus di Maknai Sebagai Prapemilu untuk Mempersiapkan Pemilu 2029 ,


"Pengawasan Partisipatif itu rohnya ada pada gerakan bersama. Kita perlu membangun Jaringan yang solid agar setiap elemen masyarakat saling terhubung dan mempersempit ruang pelanggaran," ujar Irpan.


Selain itu dalam Materi Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Peyelesaian Sengketa Ibu Asriani Baharuddin Menggarisbawahi pentingnya memberdayakan komunitas lokal yang sudah eksis di masyarakat, seperti kelompok pemuda, perempuan, dan komunitas digital.
"Kita tidak perlu membuat wadah baru. Yang harus dilakukan adalah merangkul komunitas yang ada, membekali mereka dengan pemahaman regulasi, sehingga mereka mampu menjadi mitra strategis Bawaslu di lingkungan masing-masing," jelasnya.

Di akhir sesi, Irpan mengajak seluruh peserta P2P untuk menjadi motor penggerak. Peserta P2P diharapkan tidak pasif, melainkan aktif mengedukasi lingkungan terdekat dan memanfaatkan media sosial guna menyebarkan pesan pengawasan demi terwujudnya pemilu Yang  Lebih Berintegritas di Tahun 2029.

Penulis : Khairil F.Munandar

Dokumentasi: Rifaldi Sabil