Lompat ke isi utama

Berita

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu Tekankan Internalisasi Nilai BerAKHLAK sebagai Fondasi Pelayanan Prima ASN

eew

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu Nuzri Isla  saat menyampaikan Kultum  via Zoom di kegiatan Juma't Sehati dan Jumpa berlian

Belopa,  – Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu, Nusri Isla, menyampaikan ceramah bertema "Internalisasi Nilai BerAKHLAK di Unit Kerja" dalam kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Luwu. Ceramah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman seluruh aparatur mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.17 Juli 2026

Dalam pemaparannya, Nusri Isla menjelaskan bahwa ASN BerAKHLAK merupakan core values yang menjadi pedoman bagi seluruh aparatur sipil negara dalam membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Nilai-nilai tersebut meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menurutnya, implementasi nilai BerAKHLAK tidak cukup hanya dipahami sebagai slogan organisasi, tetapi harus menjadi karakter dan budaya kerja setiap pegawai. ASN dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, tanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi.

"Sebagai ASN, kita adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pekerjaan yang kita laksanakan harus memberikan manfaat, menghadirkan solusi, serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Nilai BerAKHLAK harus menjadi kebiasaan yang tercermin dalam sikap maupun tindakan kita setiap hari," ujar Nusri Isla.

Ia menegaskan bahwa salah satu poin penting dalam menjadi ASN BerAKHLAK adalah memiliki komitmen terhadap pelayanan prima. Pelayanan prima bukan hanya memberikan pelayanan yang cepat dan tepat, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang ramah, responsif, transparan, serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, ASN juga dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi diri melalui pembelajaran yang berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan organisasi yang semakin dinamis. Kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, regulasi, maupun perubahan lingkungan kerja menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Nusri Isla juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang harmonis dan kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh sinergi seluruh pegawai dalam bekerja sama, saling menghargai, dan mendukung satu sama lain demi tercapainya tujuan organisasi.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Luwu untuk menjadikan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai landasan dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Dengan mengedepankan profesionalisme, loyalitas kepada bangsa dan negara, serta semangat melayani, Bawaslu diharapkan mampu membangun kepercayaan publik terhadap lembaga.

Menutup ceramahnya, Nusri Isla berharap kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi seluruh pegawai. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus menanamkan nilai BerAKHLAK dalam lingkungan kerja sehingga tercipta budaya organisasi yang sehat, produktif, inovatif, dan berintegritas.

Melalui internalisasi nilai BerAKHLAK, Bawaslu Kabupaten Luwu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja aparatur, memperkuat pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Editor : Khairil F. Munandar

Dokumentasi : Anggi arianto