Lompat ke isi utama

Berita

Kasek Bawaslu Luwu: DNA Kita Pengawas Pemilu, Integritas dan Disiplin Tak Boleh Luntur

yess

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu Nuzri Isla Saat Menyampaikan Arahan di Kegiatan Jumat Sehat dan Jumpa Berlian  Melalui Zoom

LUWU — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu memperkuat kesiapan internal menghadapi tahapan Pemilu 2027. Penguatan tersebut disampaikan dalam kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Luwu Kepala Sekretariat (Kasek) Bawaslu Kabupaten Luwu, para kepala subbagian (Kasubag) serta staf sekretariat  Bawaslu Kabupaten Luwu.

Dalam arahannya, Kasek Bawaslu Kabupaten Luwu Nuzri Isla  menekankan pentingnya menjaga disiplin dan integritas seluruh jajaran. Ia mengingatkan bahwa kedua hal tersebut tidak boleh hanya menjadi tuntutan administratif, tetapi harus menjadi bagian dari karakter setiap personel Bawaslu.

Nuzri  menggunakan analogi “DNA pengawas Pemilu” untuk menggambarkan nilai yang harus melekat pada setiap jajaran Bawaslu.

“DNA kita adalah pengawas Pemilu. Karena itu, integritas harus kita jaga dan disiplin harus menjadi bagian dari diri kita dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Menurutnya, menjadi bagian dari lembaga pengawas Pemilu menuntut setiap pegawai untuk memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab yang diemban. Integritas harus dijaga dalam setiap pelaksanaan tugas, sementara kedisiplinan menjadi salah satu fondasi untuk memastikan pekerjaan berjalan secara tertib dan profesional.

Ia juga kembali mengingatkan jajaran agar tidak mengabaikan kedisiplinan, baik dalam kehadiran maupun pelaksanaan tugas kedinasan. Disiplin, kata dia, merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pegawai sekaligus mencerminkan profesionalitas lembaga.
Selain persoalan disiplin dan integritas, Kasek juga mengarahkan jajaran untuk mulai memperkuat persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2027.

Persiapan tersebut dinilai perlu dilakukan sejak dini, mencakup kesiapan sumber daya manusia, administrasi, sarana pendukung, koordinasi internal, hingga pembagian tugas masing-masing jajaran.

“Jangan menunggu tahapan dimulai baru kita melakukan persiapan. Dari sekarang harus sudah dipersiapkan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Luwu tidak hanya membangun komunikasi internal, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang disiplin, solid dan berintegritas.

Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa menghadapi tahapan Pemilu 2027 membutuhkan kesiapan sejak awal. Sebab, kualitas pengawasan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan aturan, tetapi juga oleh integritas serta kedisiplinan orang-orang yang menjalankannya.

Penulis/Editor : Khairil F.Munandar