Hari Terakhir Audio Visual P2P: Langkah Awal Rekrutmen Kader Pengawas Partisipatif
|
Kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) dalam jaringan resmi memasuki hari terakhir sesi audio visual. Program ini menjadi bagian penting dari upaya Bawaslu dalam memperluas jangkauan pendidikan politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam tentang nilai-nilai demokrasi, integritas pemilu, serta peran strategis masyarakat dalam mencegah pelanggaran pemilu dan pilkada di berbagai tingkatan.
P2P daring ini juga menjadi langkah awal rekrutmen kader-kader pengawas partisipatif yang nantinya akan terlibat langsung dalam kegiatan pengawasan di lapangan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya semangat masyarakat untuk berkontribusi menjaga proses demokrasi yang jujur dan adil. Melalui pembelajaran berbasis audio visual, peserta diajak memahami secara praktis berbagai bentuk potensi pelanggaran serta cara-cara efektif melakukan pencegahan dan pelaporan.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Wahyu Derajat, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti sampai di sini. “Ke depan kita merencanakan akan melakukan tindak lanjut atas kegiatan ini melalui tatap muka langsung. Kita juga terus melakukan inovasi serta kembali meluncurkan program-program pengawasan partisipatif demi mencegah pelanggaran pemilu dan pilkada,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam memperkuat kapasitas masyarakat sebagai mitra strategis pengawasan.
Lebih lanjut, Wahyu Derajat menambahkan bahwa Bawaslu juga terbuka terhadap berbagai ide, saran, dan gagasan kreatif dari masyarakat. Inovasi dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkaya strategi pengawasan partisipatif agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman dan tantangan demokrasi. Dengan semangat kolaboratif ini, diharapkan tercipta demokrasi yang semakin berkualitas, baik secara umum di Indonesia maupun secara khusus di Kabupaten Luwu.
Penulis : Zubaedah HM